Berbuat Baik….

IMG_6847Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang , tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.

Galatia 6:10       (Terjemahan Baru)

As we have therefore opportunity, let us do good unto all men, especially unto them who are of household of faith          Galatians 6:10 (KJV)

Itulah sebabnya sedapat mungkin kita hendaknya selalu berbuat baik kepada semua orang, terutama kepada saudara-saudara seiman            Galatia 6:10 (FAYH)

Awit saka kui mumpung kita kober, ayo padha gawe becik marang wong kabeh, luwih-luwih marang sadulur-sadulur kita kang tunggal pracaya              Galati 6:10 (Alkitab Bahasa Jawa)

Karena itu setiap kali kita mempunyai kesempatan, marilah kita terus berbuat baik kepada semua orang terutama kepada saudara-saudara kita seiman.                                                   Galatia 6:10 (Terjemahan sederhana Indonesia)

Tuhan Yesus Kristus memberkati……!!!

Dua Dunia

LS001958Fakta kehidupan, sebuah kenyataan bahwa manusia mengalami sebuah proses kelahiran dan pada saatnya manusia juga mengalami kematian. Jika kita berbicara tentang kematian sebagian besar orang beranggapan kematian itu sesuatu yang menakutkan. Karena mereka menganggap kematian itu adalah akhir dari segala kehidupan manusia. Tetapi tidaklah demikian kebenaranya. Sesuadah kita mengalami kematian atau istilahnya meninggal dunia (sebenarnya tepatnya meninggalkan dunia) manusia akan mejalani kehidupan baru di dimensi yang baru yaitu dimensi dunia roh. Dimensi dunia roh berbeda jauh dengan dimensi dunia nyata. Kehidupan kita yang sesungguhnya sebenarnya justru ada di dalam dimensi roh. Namun karena kita tidak terbiasa atau belum mengenal dimensi duania roh maka hal inilah yang seringkali kita melihat kenyataan bahwa banyak orang takut menjalani kehidupan yang sesungguhnya di dalam dimensi kekekalan yang artinya siap berjalan menuju kematian.
Pembacaan kisah orang muda yang kaya dalam Kitab Matius 19:16-26 menunjukkan sebuah realita tentang adanya dua dimensi kehidupan yang harus dan akan dihadapi oleh setiap manusia. Ditilik dari cerita itu sendiri percakapan antara orang muda yang kaya saat bertemu dengan Tuhan Yesus tergambar dengan jelas bahwa ada kaitan yang kuat dan langkah-langkah yang harus dipersiapkan untuk menghadapi hidup dalam kekekalan. Bahwa memasuki kehidupan kekal yang kelak akan kita hadapi sangat tergantung dari apa yang kita persiapkan atau kerjakan sekarang ini. Hal itu berarti sikap prilaku, cara kita hidup (gaya hidup) kita saat ini menentukan keadaan hidup kita dimasa yang akan datang.
Jika dimasa kita hidup di dunia saat ini, seluruh eksistensi diri kita dalam menjalankan hidup masih dapat kita rubah atau tentukan sesuai dengan harapan dan cita-cita kita. Dengan bekerja keras, berusaha dan melakukan perbaikan-perbaikan cara hidup kita, kita masih dapat merubah keadaan status hidup kita, kita bisa meraih kesuksesan, keberhasilan dan semua keadan yang kita harapkan. Namun saat kita memasuki kehidupan kekekalan, keadaan kita saat itu ya…akan menjadi kedaan kita untuk selama-lamanya dan kekal. Artinya tidak bisa berbah dan dirubah oleh apapun. Taraf hidup (tingkat hidup) di dunia kekekalan seperti yang kita harapkan harus kita perjuangkan sejak kita masih hidup dalam dunia saat ini. Nasib kita di dunia kekekalan (kehidupan sesuadah kematian) ditentukan semasa kita masih hidup dalam dunia saat ini. Apakah semasa kita hidup (di dunia) kita menjalani hidup dengan membangun nilai-nilai kemuliaan ? atau kita bersikap tidak peduli pada hidup kita di masa akan datang ? Kalau memang sikap ini yang kita bangun (kita dasari) dalam menjalankan kehidupan kita bisa dipastikan kita tidak akan dapat meraih kehidupan yang lebih baik dalam kehidupan di dimensi kekekalan. Dan yang terjadi sebuah penyesalan yang tidak dapat merubah apapun. Ingat kisah Lazarus dan orang kaya (baca Lukas 16:19-31). Beberapa hal penting yang dapat kita petik dari kisah percakapan orang muda yang kaya dengan Yesus Kristus menjadi landasan untuk kita berlaku bijaksana dalam menjalani hidup kita dari sekarang sampai saatnya kita meninggalkan dunia itu menuju kehidupan kekal yang penuh dengan kemuliaan Tuhan. Sehingga apa yang kita kerjakan sekarang tidaklah menjadi kesia-siaan belaka
Catatan Penting Matius 19:16-26
1. Kesadaran akan kenyataan bahwa selain kehidupan yang kita jalani saat ini (hidup di dunia), masih ada kehidupan lain yang harus kita hadapi saat kita mengalami kematian. (Meninggalkan dunia) itulah hidup dalam kekekalan
2. Status hidup (tingkat hidup) kita di dunia yang kita hadapi saat ini berbeda jauh dengan keadan di dalam dimensi kekekalan (kehidupan setelah kematian)
3. Jika semasa hidup kita saat ini kita masih dapat merubah status hidup (tingkat hidup) kita, tidak demikian dalam kita menjalani kehidupan sesudah kematian. Tidak bisa berubah dan diubah oleh apapun
4. Status hidup (tingkat kehidupan) yang baik dan penuh dengan kemuliaan sesuai harapan kita dimasa kekekalan, sangat ditentukan oleh sikap hidup kita saat kita menjalani kehidupan sekarang.
5. Pengetahuan akan kebenaran menjadi dasar yang penting untuk bekal kita meraih hidup kekal penuh kemuliaan
6. Menjalankan kewajiban agama (seperti orang muda yang kaya…ayat 16-20) tidak cukup untuk dapat meraih hidup kekal yang penuh dengan kemuliaan.
7. Sikap hati yang benar dan didasari pengetahuan tetang kebenaran adalah sarana yang menentukan kita untuk meraih hidup kekal penuh kemuliaan
8. Sikap hati yang benar adalah sebuah tindakan yang dikerjakan dengan kesadaran penuh akan kebenaran untuk meletakkan ketergantungan hati kita kepada Tuhan sepenuhnya tanpa sedikitpun berharap kepada yang lain selain Tuhan. (motivasi yang benar)
Hal-hal inilah yang membuat kita mampu menjalani hidup kita sekarang dengan sebuah pengharapan yang besar dan benar untuk mempersiapkan kehidupan kekal kita tanpa sedikitpun beban yang kita pikul dalam menjalani kehidupan ini. Dan sesuatu yang pasti akan terjadi, harapan kita memiliki hidup lebih baik dalam kehidupan sekarang dan kehidupan yang penuh kemuliaan diwaktu yang akan datang akan segera terwujud…Amin Tuhan memberkati

LS001899

Makanan roh 18 Oktober 2014

Tubuhku adalah Bait Allah yang didiami Roh Kudus, yang telah ditebus , disucikan dan dikuduskan oleh darah Yesus.
Anggota tubuhku, yaitu seluruh bagian tubuhku merupakan senjata kebenaran, yang sudah kuserahkan kepadaNya, demi kemuliaanNya.
Tak ada tempat bagi iblis dalam diriku dan ia tak berkuasa atas diriku, karena tak ada tuntutan perkaranya yang belum diselesaikan.
Semua tuntutannya telah diselesaikannya secara tuntas oleh darah Yesus.
Aku mengalahkan iblis dengan darah anak domba dan dengan perkataan kesaksianku dan aku tidak mengasihi nyawaku sampai kedalam maut.
Tubuhku adalah untuk Tuhan dan Tuhan adalah untuk tubuhku.

(1 Kor 6:19, Ef 1:7, Ibr 13:12, Rom 6:13, Rom 8:33-34, Why 12:1, 1 Kor 6:13)

4.1.1

Morning Prayer

LS00824117 Oktober 2014, Hadir : 9 Orang

Mazmur :
Mzm 133:1-3 Persaudaraan Yang Rukun
Sungguh alangkah baiknya dan indahnya apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!
Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya
Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion.
Sebab ke sanalah Tuhan memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya. (Alkitab Terjemahan Baru)

Psalm 133:1-3 A Song of degrees of Dsavid
Behold, how good and how pleasent it is for brethren to dwell together in unity
It is like precious ointment upon a head, that ran down upon the beard, even Aaron’s beard; that went down to the skirts of his garments;
As the dew of Hermon, and as the dew that descended upon the mountains of Zion; for these the LORD commanded the blessing, even life for everymore. (KJV)

Mzm 133:1-3
Betapa mengagumkan dan betapa menyenangkan apabila kaum keluarga hidup dalam kerukunan.
Karena kerukunan sama berharganya seperti minyak pengurapan yang harum semerbak, yang dicurahkan ke atas kepala Harun, lalu mengalir ke janggutnya dan pinggiran jubahnya.
Kerukunan menyegarkan seperti embun di gunung Hermon, di atas pegunungan Israel. Dan kepada Yerusalem Allah telah mengaruniakan berkat yang kekal ini; Kehidupan untuk selama-lamanya. (FAYH)

Mzm 133:1-3 Pasaduluran kang rukun
Kidung jiyarah anggitane Prabu Daud.
Saiba prayoga lan endahe, menawa para sadulur kang manggon saomah pada rukun.
Iku kaya lenga jebad adi ana ing sairah kang ndlewer marang jenggot, kang ndlewer jenggote Imam Harun lan marang guloning jubahe.
Kayadene ebune gunung Hermon kang mudhun ing gunung-gunung Sion.
Awit iya ana kono Pangeran Yehuwah anggone ndhawuhake berkah lan urip nganti ing salawase (Alkitab Bahasa Jawa)

Message : 1 Tesalonika 5: 12-22

Makanan roh 17 Oktober 2014

Tuhan Allahmu ada diantaramu sebagai pahlawan sebagai pahlawan yang memberi kemenangan, Ia bergirang karena eangkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak karena engkau dengan sorak sorai, seperti pada hari pertemuan raya'” Aku akan mengangkat malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engaku tidak lagi menanggung cela. Zefanya 3:17-18 (Alkitab Terjemahan Baru)

The Lord thy God in the midst of thee is mighty; he will save; he will rejoice over thee with joy; he will rest in his love; he will joy over thee with singing. I will gather them that are sorrowfull for solemn assembly, who are of thee, to whom the reproach of it was a burden Zephaniah 3:17-18 (KJV)

Karena Tuhan Allahmu telah tiba untuk diam diantara kamu. Dialah Juruselamat yang perkasa. Ia akan memberi kamu kemenangan. Ia akan bersukacita atas kamu dengan riang gembira. Ia akan mengasihi kamu dan tidak akan mendakwa kamu. “Apakah yang aku dengar itu suara paduan suara yang meriah? Bukan, melainkan TUHAN sendiri yang sedang beriang gembira karena kamu dengan sebuah lagu yang membahagiakan, begini: “Aku telah mengumpulkan orang-orangmu yang luka dan menghilangkan celamu Zefanya 3:17-18 (FAYH)

Pangeran Yehuwah Allahmu ana ing tengahmu, bakal jumeneng dadi pahlawan kang paring kaunggulan; banget karenan ing galih marga saka kowe, Panjenengane nganyarake kowe ana ing sihe, kanti sumyak anggone sukarena ing ngatase kowe, kaya ing dina parepatangedhe.” “Ingsun bakal nyingkirake kasangsaran saka ing sira, satemah sira ora bakal nandhang pamada maneh Zefanya 3:17-18 (Alkitab Bahasa Jawa)

img_mouseover3

 

Artikel Pengajaran Sekolah Kehidupan (School of Life)

LS001161Freedom (Kemerdekaan)

Setiap insan manusia ingin hidupnya mengalami kemerdekaan (kebebasan). Pengertian dari kemerdekaan (kebebasan) itu sendiri memiliki makna yang berbeda-beda. Masing-masing orang dapat mengartikan makna kemerdekaan atau kebebasan menurut pemahamannya sendiri-sendiri
Biasanya kemerdekaan atau kebebasan menurut kebanyakan orang pada umumnya selalu dikaitkan dengan suatu kebutuhan dari masing-masing pihak.
Sebagai contoh saya mengenal seseorang yang mempunyai suatu masalah dalam hidupnya berkaitan dengan persoalan keuangan yaitu hutang. Continue reading

Informasi Program Griya Pemulihan Ministry

Selasa, 2 September 2014
Pukul 21.00 WIB
Siaran Radio On Air – Di Radio Sasando Yogyakarta, Indonesia
Frekuensi 90.3 FM Siaran Radio
Siaran “Obrolan Seputar Hidup”
Topik “Mempertahankan Kemerdekaan (Kebebasan) Hidup”
Via Streaming :
Ketik www.jogjastreamers.com
Pilih Sasando.
Selamat mendengarkan. Tuhan Memberkati.
Alami kemerdekaan (kebebasan) hidup anda melalui program ini

Liputan Kegiatan GPM Retreat PT. Chevron Indonesia

Griya Pemulihan MinistryDi awal minggu ke dua bulan Agustus tepatnya,  tanggal  9 – 10 Agustus  2014

Tim Griya Pemulihan Ministry berkese
mpatan untuk dipercaya sebagai pelaksana dari penyelenggaraan  “Retreat  Tahunan  dari  PT. Chevron Indonesia”  yang bertempat di 3 G Resort daerah  Gadok, Ciawi, Bogor, Jawa Barat

Bertema  “Menjadi Terang dan Garam Dunia”  acara tersebut memiliki dua target sasaran yang akan diraih. Yaitu “Kelompok Dewasa” dan  “Kelompok Anak-anak” Continue reading

sex abuse - griya pemulihan

Pelecehan Masa Kecil Membuat Lina Takut Pada Suami

sex abuse - griya pemulihanTahun 1988 Lina Palar dikenalkan kepada seorang lelaki berna Eddy Palar, teman dari saudaranya. Awalnya Lina tidak merasa suka, melainkan hanya nyaman kalau berada di dekat Eddy. “Kalau lagi pergi berdua, dia sangat sopan.” Perkenalan itu kemudian berlanjut ke dalam masa pacaran selama empat tahun dan berakhir pada jenjang yang lebih serius, yakni pernikahan. Continue reading

griya pemulihan - down-syndrome_2_large

Rainny: Saya Kecewa Anak Saya Down Syndrome

griya pemulihan - down-syndrome_2_largeseorang ibu yang merasa terpukul dan kecewa kepada Tuhan sebab harus menerima kenyataan bahwa putranya Aurel lahir dengan keterbelakangan fisik dan mental yang disebut dengan down syndrome. Rainny kecewa sebab Tuhan seakan memberinya beban berat yang harus ditanggung seumur hidupnya. Continue reading